×

Pembalap Antisipasi Tanjakan Terjal di Etape 4 Bank BRI Tour d’Indonesia 2019

Jember. Setelah menghadapi trek Panjang dan datar di etape ketiga Bank BRI Tour d’Indonesia 2019, para pembalap akan menghadapi tanjakan terjal pada etape empat yang berlangsung dari Jember menuju Banyuwangi, Kamis (22/9).

Pembalap bertipe sprinter dan climber bisa bersaing di etape empat karena akan ada tiga intermediate sprint dan tiga King of Mountain dalam trek sejauh 151,5 kilometer ini.

Tiga intermediate sprint berada di km 67,7, km 90,7, dan km 115,5. Memasuki km 120, para pembalap akan memulai perjalanan menanjak menuju Paltudin di Pegunungan Ijen. Tanjakan terpanjang berjarak 14,67 kilometer di 130,77 kilometer dari start.

Juara etape ketiga, Marcus Culey, menyebut etape empat akan menjadi etape terberat dalam lomba tahun ini, tapi dia tidak khawatir karena Team Sapura Cycling memiliki pembalap climber yang Tangguh.

“Benjamin Dyball adalah climber terbaik di lomba ini. Dia datang bukan untuk mengincar gelar, tapi saya pikir dia bisa memenangi etape empat. Dan saya pikir Jesse Ewart dan Cristian Raileanu, mereka bisa merebut gelar juara,” kata Culey, Rabu (21/8).

Pembalap Australia ini sudah pernah menjajal tanjakan di Ijen dan dia mengakui pemandangannya sungguh indah tapi itu hanya cocok untuk para climber.

Sementara itu, penguasa jersey hijau Angus Lyons dari Oliver’s Real Food Racing memperkirakan seluruh pemimpin kategori akan berada di kelompok terdepan saat mereka memasuki Kawasan Ijen.

“Saya akan mengayuh sekuat tenaga dan kita lihat apa yang akan terjadi. Saya tidak tahu apa yang akan dihadapi. Saya belum pernah mencoba lintasan ini, tapi yang jelas tanjakannya sangat terjal dan berat,” kata Lyons.

Rohan Du Plooy dari tim ProTouch tampil mengesankan di etape ketiga Bank BRI Tour d’Indonesia 2019 dengan merebut poin maksimal di tiga intermediate sprint yang tersedia dan merebut jersey merah dari tangan Mario Vogt. Dia juga mampu finis di urutan kedua meski tertinggal 32 detik dari Culey.

“Hasil ini memberi saya keyakinan dan motivasi untuk terus maju dan dua hari ke depan akan sangat berat. Saya pikir saya tidak menikmati tanjakan. Tapi, saya akan melakukan yang terbaik dan kita lihat apa yang terjadi,” kata pembalap asal Afrika Selatan ini.